Rekomendasi 5 Film Indonesia Tentang Karakter Cewek Keren, Tonton Guys

Table of Contents

- Saat menonton sebuah film, selain ada kesan yang kita rasakan, seharusnya ada pula pesan moral yang bisa kita ambil dari film tersebut.

Jadi, film bukan hanya untuk hiburan, tapi juga sebagai pelajaran bagi kita.

Di antara banyak film Indonesia yang sudah dibuat, ada beberapa film yang memiliki karakter gadis pintar, berani, dan bisa kita tiru.

Film yang membuktikan bahwa gadis-gadis bisa menjadi apa saja dan mewujudkan impian mereka.

Tidak ada teks yang diberikan.

Ya, ini 5 film Indonesia yang menceritakan karakter cewek keren dan bisa kita tiru, simak:

Kartini (2017)

Siapa yang tidak mengenal sosok Ibu Kartini? Seorang wanita yang keren menjadi panutan pada masanya dan juga sampai sekarang.

Pemuda wanita yang berhasil menyuarakan kekecewaan perempuan pada masa itu, bahwa sebenarnya kesetaraan gender itu sangat diperlukan.

Diperankan oleh Dian Sastrowardoyo, film ini menjadi salah satu film yang harus ditonton di tahun ini.

3 Srikandi (2016)

Kisah ini diambil dari kisah nyata tentang 3 atlet perempuan panahan Indonesia yang akhirnya berhasil menjulangkan nama Indonesia di Olimpiade Seoul.

Mereka adalah Lilies, Kusuma, dan Nurfitriyana yang dilatih oleh Donald Pandiangan, pelatih yang dikenal sebagai "Robin Hood Indonesia".

Latihan yang keras, sempat merasa lelah, kecewa, dan takut untuk mencapai impian semua dirasakan oleh 3 wanita yang akhirnya disebut 3 srikandi ini.

Sokola Rimba (2013)

Film yang terinspirasi oleh kejadian nyata ini menceritakan tentang Butet Manurung, yang dengan berani, semangat, dan ikhlas mengajarkan baca tulis dan menghitung kepada anak-anak masyarakat Orang Rimba.

Trinity, Penjelajah Tanpa Pakaian (2017)

Diambil dari buku terkenal karya Trinity yang berjudul The Naked Traveler, film yang dibintangi oleh Maudy Ayunda ini memberikan kita keyakinan bahwa hobi itu harus dikejar.

Dia bercerita tentang Trinity, gadis yang suka jalan-jalan dan menulis blog, namun hobi jalan-jalannya terhalang oleh pekerjaannya dan uang yang terbatas.

Sampai akhirnya ia bisa bepergian ke berbagai negara bersama sepupunya dan teman-temannya. Di sana lah dia harus memutuskan antara pekerjaannya dan hobi-nya.

Hijab (2015)

Siapa bilang perempuan tidak bisa mandiri secara finansial dan harus bergantung pada orang lain?

Mereka seperti Bia, Tata, Sari, dan Anin, yang membuka dan mengembangkan bisnis online hijab sendiri hingga akhirnya meraih kesuksesan.

Konflik yang terjadi ketika pasangan mereka merasa bersaing dan hal itu juga mengancam persahabatan mereka.

Di mana seorang perempuan harus bisa meyakinkan pasangannya bahwa perempuan mandiri bukan berarti perempuan bossy.

Posting Komentar