Penjual Tisu Bertongkat Sakti Ini Didatangi Satpol PP, Ternyata Bukan Mau DItertibkan...

Table of Contents

Sudana Abdullah alias Cobra tidak pernah berpikir bahwa suatu hari ia akan dikunjungi oleh petugas Satpol PP. Bukan untuk ditetapkan, melainkan untuk menerima penghargaan.

Di setiap hari, di perempatan Jalan Laluan Madani, Batam, Cobra menjual tisu dengan cara unik.

Saat lampu merah menyala, ia tidak hanya menawarkan barang dagangan, melainkan juga menjalankan atraksi silat.

Dia mogok dengan lincahnya sambil memainkan tongkat dan kayu ganda, kadang bersama-an totekan dengan melompat-lompat, sambil menghibur pengendara yang menunggu lampu kuning. Aksinya seperti pendekar akrobat di film main kung fu,

Tontonan keajaiban tongkat ajaib ini membuatnya populer pada media sosial dan menarik perhatian banyak orang.

Yang lebih mengagetkan, aksinya juga mendapatkan penegakan dari pihak berwenang.

Seorang Covey dari cabang tanaman hias mengenakan hiasan bunga di kepalanya. Ekspresi nekat dan cemas antara permukaannya masih jelas terlihat.

"Ternyata dilihat dan berkunjung, tapi diminta untuk bertindak. Alhamdulillah ada rezeki yang melimpah," ungkap Cobra, Sabtu (8/2/2025).

Coba parafreksi salah satu kalimat dari teks tersebut di atas dalamm Bahasa Indonesia.

Tapi, setelah diberhentikan tahun lalu, ia beralih menjual tisu sebagai pekerjaan utamanya.

"Sebelumnya, ini hanya sampingan untuk tambahan saja. Namun, setelah saya resign dari perusahaan tahun lalu, sepertinya ini menjadi pekerjaan utama saya," ujarnya.

Dia menguasai kemampuan untuk memainkan tongkat dan double stick setelah belajar ilmu bela diri sejak masih menjadi siswa pesantren.

Atraksi di tampilkan bukan untuk mendapatkan kesan kaufen, melainkan untuk menarik perhatian pengendara dan memberikan sedikit hiburan.

"Aku belajar ini dicelah waktu di pesantren. Alhamdulillah, sudah bekerja macam begini sekitar 8 bulan. Lakukan atraksi ini sebelum jual-jual tisu, tidak ada niat apa pun, lebih ingin menghibur," kata dia.

Dengan cara berjualan yang khas, Cobra kini telah dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ia menjadi tulang punggung bagi ayah, ibu, dan adik-adiknya. Bahkan ia beberapa kali diundang oleh tokoh-tokoh penting di Kepulauan Riau, termasuk mantan Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah.

"Alhamdulillah bisa mencukupi bagi keluarga, walau kadang penjualan tidak menentu. Pernah diundang beberapa tokoh seperti Kapolda," jelasnya.

Viral di media sosial dan mendapat undangan dari berbagai pihak, ShoppingCart tak menyangka jalan hidupnya akan berubah sejauh ini.

Dari seorang santri hingga menjadi penjual tisu dengan atraksi silat, ia membuktikan bahwa kerja keras dan daya kreativitas bisa membuka banyak jalan rezeki.

Posting Komentar