Masuk Angin karena Kehujanan? Ketahui 6 Makanan Ini Harus Dihindari

Table of Contents

Merupakan salah satu kondisi yang sering dialami oleh banyak orang, terutama ketika cuaca tidak menentu.

Gejala seperti muntah-muntah, perut bengkak, dan tubuh lelah dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

.

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat masuk angin.

waktu sedang masuk angin tidak ada salahnya masih mencicipi makanan ringan seperti bun, wedang ronde, atau dalgona murni.

Dituturkan oleh beberapa sumber, ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat terkena masuk angin.

1. Makanan kaya lemak dan gorengan

Camilan gorengan seperti bakwan, tahu goreng, atau pisang goreng memang dapat membuat lapar, tetapi kandungan minyak yang tinggi di dalamnya bisa memberikan efek sampingan peningkatan perut yang tidak nyaman.

Lemak dalam makanan yang berminyak sulit dicerna di dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan produksi gas di dalam perut dan membuat Anda merasa tidak nyaman.

2. Makanan pedas

Bahan makanan pedas seperti sambal atau jenis masakan polem yang mengandung cabai juga sebaiknya dihindari saat sedang dalam kondisi flu belakang atau masuk angin.

Rasa pedas bisa menyebabkan iritasi lambung, yang akan memperburuk gejala seperti mual dan perut terasa tidak nyaman.

*) Bahasa banterina: seperti salad buah pontianak.

Saat udara dingin masuk, mengonsumsi makanan atau minuman dingin seperti es krim atau minuman bersoda dapat memperparah gejala.

Suhu dingin dapat membuat tubuh lebih sulit meningkatkan suhu tubuhnya, sehingga proses pengobatan dan pemulihan menjadi lebih lambat.

4. Produk susu tinggi lemak

Makanan dan produk turunannya seperti keju atau krim, terutama yang kaya akan lemak, dapat memperlambat proses pencernaan.

Hal ini akan memperburuk perasaan kembung di perut, terutama jika Anda sudah merasa kembung karena perut kembung.

5. Minuman berkafein

Kopi, teh hitam, serta minuman berenergi yang mengandung kafein harus dihindari.

Kafein dapat menyebabkan kekurangan cairan dalam tubuh (dehidrasi) dan meningkatkan asam pada lambung, sehingga membuat perut lebih tidak nyaman.

6. Makanan asam

Makanan yang asam seperti jeruk, lemon, atau tomat dapat memperburuk iritasi pada saluran pencernaan dan meningkatkan rasa mual atau mulas.

Tips pemulihan

Sebagai gantinya, makanlah makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti bubur, sup hangat, atau jahe hangat yang dapat membantu menghangatkan tubuh.

Tidurlah dengan cukup untuk memberikan tubuh Anda istirahat yang memadai agar dapat pulih dengan lebih cepat.

Dengan menghindari makanan-makanan tersebut, Anda bisa melepaskan gejala masuk angin dan mempercepat proses kembali ke kondisi normal.

Tetap menjaga pola makan yang seimbang dan hindari kebiasaan yang dapat merusak kondisi tubuh.

Berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari saat pasien mengalami masuk angin.

Semoga bermanfaat! (*)

Posting Komentar