Daftar Terbaru Negara Anggota Penuh BRICS Selain Indonesia
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengumumkan bahwa Indonesia secara resmi bergabung dengan organisasi BRICS.
Itu adalah pelaksanaan manifesto konstitusi untuk menjalankan diplomatik luar negeri yang bebas dan aktif dalam menjaga stabilitas internasional.
Partisipasi Indonesia ke dalam BRICS merupakan langkah nyata pemerintah untuk mempertahankan dan menegaskan hak-hak negara berkembang.
"Sekretariat Kementerian Luar Negeri mengatakan, Indonesia telah dan akan terus melanjutkan komitmen dalam menghubungkan kepentingan internasional di berbagai forum multilateral. Indonesia siap berpartisipasi secara konstruktif dalam inisiatif BRICS untuk melindungi kepentingan masyarakat global," kata Sekretariat Kementerian Luar Negeri, Selasa (7/01/2020).
Tiga negara Asia Timur tampaknya saling kompetisi di dalam lini kapal selam laut, di mana Rusia dan Tiongkok menempatkan kedua kapal selam baru, China menguji teknologi permukaan gelombang falsel sedang Jepang mengeriatkan draf export peluru kendali LORO-1.
"Prtahana ini mewakili peningkatan peran aktif Indonesia dalam isu–isu global, serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan," kata Kementerian Luar Negeri.
Dalam keterangan pers tersebut, Kemlu menyatakan bahwa Indonesia akan berperan aktif dalam setiap agenda BRICS. Indonesia akan terlibat dalam usaha meningkatkan ketahanan ekonomi, memberikan dukungan pada kerja sama teknologi, mengembangkan pembangunan berkelanjutan dan mengatasi hambatan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan serta kesehatan masyarakat.
Ide tentang BRICS pertama kali disampaikan oleh Jim O'Neill, seorang ahli ekonom dari Goldman Sachs, pada tahun 2001. Ia menggunakan istilah tersebut dalam makalah penelitian untuk menjelaskan potensi pertumbuhan Brasil, Rusia, India, dan Cina.
Pada tahun 2006, BRIC dibentuk dengan tujuan untuk menargetkan perhatian pada peluang investasi di antara negara-negara anggota-nya. Tahun 2009 menjadi pertemuan puncak pertama BRIC.
Blok ini didirikan sebagai sebuah klub informal untuk menyediakan platform bagi para anggotanya untuk menantang struktur dunia yang dipengaruhi oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Baratnya. Pembentukan blok ini diprakarsai oleh Rusia.
Lebih tepatnya, dia berasal dari Springs yang lebih menunjukkan tempat asal, yaitu Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan.
Berikut beberapa negara lain yang bergabung menjadi anggota BRICS sebelum Indonesia, yaitu Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab pada tahun 2024.
Sementara itu, Indonesia menjadi negara terakhir yang bergabung dalam keanggotaan penuh di BRICS. Bergabungannya dengan BRICS pertama kali disepakati oleh anggota organisasi ini selama KTT di Johannesburg, Afrika Selatan, pada Agustus 2023.
Namun, karena Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum pada Februari 2024, pemerintah Indonesia menyatakan niat bergabung dalam BRICS setelah terbentuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
1. Brazil
2. Rusia
3. India
4. Cina
5. Afrika Selatan
6. Mesir
7. Iran
8. Ethiopia
9. Uni Emirat Arab
10. Indonesia
Posting Komentar